Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah bersama BPBD Kabupaten Kendal memasang Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini gerakan tanah sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana longsor di Desa Cening, Kecamatan Singorojo, Selasa, 15 September 2026. Sosialisasi dan Pemasangan Alat Peringatan Dini / Early Warning System Bencana Gerakan Tanah Longsor di Desa Cening, Kec. Singorojo, Kab. Kendal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2026 diikuti oleh 25 orang peserta dari desa Cening.  Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah memaparkan tentang potensi ancaman dan antisipasi gerakan tanah. BPBD Provinsi Jawa Tengah memaparkan tentang cara kerja dan pengoperasian alat EWS. Pemasangan alat EWS dilakukan di wilayah warga desa, sedangkan pemasangan sensor EWS dilakukan di titik yang berpotensi terjadi tanah longsor.

Dalam paparannya, Bapak Rizal mengatakan pemasangan EWS merupakan bagian dari upaya mitigasi untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana di Desa Cening dan sekitarnya. Menurutnya, keberadaan sistem peringatan dini diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri ketika terdapat indikasi bahaya. “EWS dirancang untuk memantau curah hujan dan pergerakan tanah serta dilengkapi dengan komponen lainnya,” terang Bapak Rizal. Namun, Bapak Rizal menekankan keberadaan alat tersebut juga membutuhkan perawatan agar dapat bekerja secara maksimal. Selain itu, masyarakat juga diminta memahami bagaimana merespons peringatan yang diberikan oleh sistem tersebut. "Karena itu, sosialisasi tidak hanya berfokus pada penggunaan alat EWS, tetapi juga mencakup penilaian risiko bencana, pembentukan tim siaga bencana, penyusunan panduan operasional evakuasi serta prosedur tetap," katanya.

Cuaca